Tulisan 3 IBD It's all about love

on Minggu, 27 November 2011

Cinta pada pandangan pertama?

Apakah kalian percaya cinta pada pandangan pertama? Apapun jawaban kalian cinta pada pandangan pertama itu adalah rasa suka dan ketertarikan seseorang pada lawan enisnya dalam hitungan detik tanpa harus  berfikir lagi. Inti dari cinta pandangan pertama adalah “Dari mata turun ke hati”
Cinta memang sulit ditebak, cinta bisa kapan saja terjadi tak kenal tempat, waktu,  atau kepada siapa. Termasuk ketika kita beretemu seseorang dijalan, disekolah, kampus, mall, atau dimana saja dan ternyata mata kita saling bertatapan dengannya wahhh  jatung langsung berdebar tak menentu, rasanya tidak ingin melepaskan tatapan bola matanya sedetikpun dan  tanpa disadari Anda merasakan keinginan untuk mengenalnya.  Banyak dari kita mungkin pernah merasakan jatuh cinta pada pandangan pertama tersebut.
Zick Rubin, seorang psikolog dari Harvard University menyebutkan, secara ilmiah rasa cinta dapat timbul dari saling memandang dengan penuh kekaguman. Menurut penelitiannya, saat seseorang ditatap lama oleh orang lain, otak akan melepaskan phenylethylamine (PEA), semacam senyawa kimia dari amfetamine. Senyawa inilah yang membuat tangan berkeringat, perut bergejolak, hati berdegup kencang, dan rasa suka timbul. Pada umumnya, pria menggunakan 'cara memandang' ini  untuk menyampaikan ketertarikannya.
 Akan tetapi banyak orang juga mengatakan cinta pada padangan pertama itu tidak akan mungkin terjadi, karena cinta  butuh proses. Dan mereka menilai love at first sight bukan lah cinta, melainkan hanya rasa kagum terhadap seseorang. Tetapi itu kembali lagi kepada kalian mau percaya atau tidak cinta pandangan pertama (Love at first sight). Tetapi ada jg beberapa orang percaya bahkan mereka mengatakan cinta pandangan pertama itu adalah cinta sejati. Biasanya faktor yang menbuat timbul rasa cinta pada pandangan pertama adalah fisik, tampilan cara berpakaian,  atau cara iya berbicara, sehingga dia meninggalkan kesan yang sulit kita lupakan dari pagi, siang, sore sampai ke pagi lagi kita selalu memikirkannya. Beberapa tanda-tanda orang yang sedang mengalami cinta pada pandangan ia setelah menatap matanya suka tersenyum sendiri. Biasanya yang sering mengalami cinta pada padangan pertama rata-rata pria, karna biasanya pria memilih penampilan fisik sebagai faktor penting untuk hadirnya cinta.  Sementara itu, wanita memerlukan waktu lebih lama sebelum benar-benar merasa cocok.

Tugas 3 IBD


Jelaskan mengenai antara cinta dan kasih sayang?

Jawab: 
Cinta adalah sebuah emosi dari kasih sayang yang kuat dan ketertarikan pribadi. Dalam konteks filosofi cinta merupakan sifat baik yang mewarisi semua kebaikan, perasaan belas kasih dan kasih sayang. Pendapat lainnya, cinta adalah sebuah aksi/kegiatan aktif yang dilakukan manusia terhadap objek lain, berupa pengorbanan diri, empati, perhatian, memberikan kasih sayang, membantu, menuruti perkataan, mengikuti, patuh, dan mau melakukan apapun yang diinginkan objek tersebut. Cinta adalah satu perkataan yang mengandungi makna perasaan yang rumit. Bisa dialami semua makhluk. Penggunaan perkataan cinta juga dipengaruhi perkembangan semasa. Perkataan sentiasa berubah arti menurut tanggapan, pemahaman dan penggunaan di dalam keadaan, kedudukan dan generasi masyarakat yang berbeda. Sifat cinta dalam pengertian abad ke 21 mungkin berbeda daripada abad-abad yang laluSedangkan kasih sayang adalah kasih sayang bukan sekedar hubungan asmara antara laki-laki dengan perempuan saja. Namun bersifat universal sehingga kasih sayang bias terjadi terhadap sahabat, saudara, keluarga, teman dan lain-lain. Dan yang perlu diingat kasih sayang yang tulus itu selalu punya sifat ikhlas dan lebih banyak member dibandingkan menerima. Kata kasih sayang mengandung  pengertian yang sangat luas dan yang pasti setiap insan manusia perlu tahu dan mengerti  apa makna kasih sayang  yang sebenarnya , sekaligus memilikinya di dalam sanubari seorang akan terlanda kekeringan jiwa jika hidup tanpa memiliki kasih maupun sayang . apapun yang terjadi, dia selalu ingin dicintai dan mencintai dari pertama kali lahir ke dunia hingga ajal menjemput.

Tulisan 2 IBD

Mengenalkan makanan-makanan kahas Indonesia agar Menarik wisatawan untuk mengenal budaya indonesia

Indonesia memiliki kuliner yang cukup beragam untuk bisa dikembangkan menjadi daya tarik wisatawan domestik dan mancanegara. Sebab masakan Indonesia rata-rata memiliki ciri khas tersendiri yaitu pedas dan mengandung rempah-rempah. Indonesia terdiri dari 33 provinsi yang setiap provinsinya memiliki keunikan serta kekhasan budaya masing-masing.  1 provinsi saja sudah mewakili banyak kota yang memiliki makanan khas tersendiri, bagaimana jika 33 provinsi? Wah pastinya banyak sekali. Sate, nasi goreng, nasi padang, dan rendang adalah sedikit contoh dari masakan-masakan khas Indonesia. Hanya saja saat  ini pemerintah kurang gencar mempromosi makanan-makanan khas Indonesia. Padahal jika pemerintah lebih gencar lagi mempromosikan dan banyak wisatawan yang datang hal ini dapat memberikan suatu manfaat ekonomi langsung bagi para pelaku bisnis kuliner di Indonesia. Harusnya pemerintah lebih banyak membuat festival makanan disetiap kota dan berpindah-pindah dari kota satu ke kota yang lainnya. Dan untuk para orang tua sebaiknya jangan terlalu sering mengajak anaknya kerumah makan atau restoran siap saji yang memiliki merek luar negeri, ajaklah anak-anak ketempat makanan yang bernuansa Indonesia. Untuk menarik wisatawan mancanegara bisa juga membuat festival kuliner di kota-kota yang sering dikunungi para tourist seperti bali, Lombok, Jakarta, bandung, dan lain-lain. Atau memberikan paket liburan yang nantinya para wisatawan juga mengunjungi tempat-tempat yang menyediakan makanan khas Indonesia. Dalam kemasannya pun harus sekreatif mungkin dan menarik. Bias juga dengan menyatukan kuliner Indonesia dengan budaya seni indonesia sehingga para wisatawan mancanegara ketika pulang kenegaranya dia masih terbayang-bayang dengan Indonesia. Hal ini dilakukan dengan harapan orang asing atau wisatawan tertarik untuk menyicipi kembali menu khas Indonesia yang lainnya.

Tugas 2 IBD


Jelaskan perbedaan mengenai hakikat manusia sebagai makhluk social dan manusia sebagai makhluk ekonomi?

Jawab:
Manusia sebagai makhluk social tidak dapat hidup tanpa berinteraksi dengan manusia lain dalam melakukan aktivitas kehidupan sehari-harinya. 
Sedangkan manusia sebagai makhluk ekonomi lebih cenderung ingin memenuhi kebutuuhan dan keinginannya.

Tulisan 1 IBD


Mengenal ilmu budaya dasar

Apa yang dimaksud  ilmu budaya dasar?

Istilah Ilmu Budaya Dasar dikembangkan petama kali di Indonesia sebagai pengganti
istilah basic humanitiesm yang berasal dari istilah bahasa Inggris”the Humanities”, yang
berasal dari bahasa latin humnus yang artinya manusia, berbudaya dan halus.
Dengan mempelajari the humanities diaharapkan seseorang akan bisa menjadi lebih
manusiawi, lebih berbudaya dan lebih halus.

Menurut Koentjaraningrat (1980), kata “Kebudayaan” berasal dari kata sanskerta Budhayah, yaitu bentuk jamak dari dari Budhi yang berarti “Budi” atau “akal”. Dengan demikian kebudayaan dapat diartikan “hal – hal yang bersangkutan dengan akal”. Sedangkan kata “budaya” merupakan perkembangan majemuk dari “budi daya” yang berarti “daya dari budi” sehingga dibedakan antara “budaya” yang berarti “daya dari budi” yang berupa cipta, karsa dan rasa, dengan “kebudayaan” yang berarti hasil dari cipta, karsa dan rasa. Dalam disiplin ilmu antropologi budaya, kebudayaan dan budaya itu artinya sama saja.

Secara umum pengertian kebudayaan adalah merupakan jalan atau arah didalam bertindak dan berfikir untuk memenuhi kebutuhan hidup baik jasmani maupun rohani.

Latar belakang ilmu budaya dasar dalam konteks budaya, negara, dan masyarakat
Indonesia berkaitan dengan permasalahan sebagai berikut:

· Kenyataan bahwa Indonesia terdiri atas berbagai suku bangsa, dan segala
keanekaragaman budaya yang tercermin dalam berbagai aspek kebudayaannya,
yang biasanya tidak lepas dari ikatan-ikatan (primodial) kesukuan dan
kedaerahan.
· Proses pembangunan dampak positif dan negatif berupa terjadinya perubahan
dan pergeseran sistem nilai budaya sehingga dengan sendirinya mental
manusiapun terkena pengaruhnya. Akibat lebih jauh dari pembenturan nilai
budaya ini akan timbul konflik dalam kehidupan.
· Kemajuan ilmu pengetahuan dalam teknologi menimbulkan perubahan kondisi
kehidupan manusia, menimbulkan konflik dengan tata nilai budayanya, sehingga
manusia bingung sendiri terhadap kemajuan yang telah diciptakannya. Hal ini
merupakan akibat sifat ambivalen teknologi, yang disamping memiliki segi-segi
positifnya, juga memiliki segi negatif akibat dampak negatif teknologi, manusia
kini menjadi resah dan gelisah.



Tujuan Ilmu Budaya Dasar
1.       Mengenal lebih dalam dirinya sendiri maupun orang lain yang sebelumnya lebih dikenal      luarnya saja
2.       Mengenal perilaku diri sendiri maupun orang lain
3.       Sebagai bekal penting untuk pergaulan hidup
4.       Perlu bersikap luwes dalam pergaulan setelah mendalami jiwa dan perasaan manusia serta mau tahu perilaku manusia
5.       Tanggap terhadap hasil budaya manusia secara lebih mendalam sehingga lebih peka terhadap masalah-masalah pemikiran perasaan serta perilaku manusia dan ketentuan yang diciptakannya
6.       Memiliki penglihatan yang jelas pemikiran serta yang mendasar serta mampu menghargai budaya yang ada di sekitarnya dan ikut mengembangkan budaya bangsa serta melestarikan budaya nenek moyang leluhur kita yang luhur nilainya
7.       Sebagai calon pemimpin bangsa serta ahli dalam disiplin ilmu tidak jatuh kedalam sifat-sifat kedaerahan dan kekotaan sebagai disiplin ilmu yang kaku
8.       Sebagai jembatan para saran yang berbeda keahliannya lebih mampu berdialog dan lancar dalam berkomunikasi dalam memperlancar pelaksanaan pembangunan diberbagai bidang mampu memenuhi tuntutan masyarakat yang sedang membangun serta mampu memenuhi tuntutan perguruan tinggi khususnya Dharma pendidikan

Adapun manfaat dari mempelajari ilmu budaya dasar itu sendiri adalah :
  1. Mengenal perilaku lebih dalam dirinya sendiri maupun orang lain yang sebelumnya lebih dikenal luarnya saja.
  2. Sebagai bekal penting untuk pergaulan hidup.
  3. Perlu bersikap luwes dalam pergaulan setelah mendalami jiwa dan perasaan manusia serta mau tahu perilaku manusia.
  4. Tanggap terhadap hasil budaya manusia secara lebih mendalam sehingga lebih peka terhadap masalah-masalah pemikiran perasaan serta perilaku manusia dan ketentuan yang diciptakannya.
  5. mampu menghargai budaya yang ada di sekitarnya dan ikut mengembangkan budaya bangsa serta melestarikan budaya nenek moyang leluhur kita yang luhur nilainya.
  6. sebagai calon pemimpin bangsa serta ahli dalam disiplin ilmu tidak jatuh kedalam sifat-sifat kedaerahan dan kekotaan sebagai disiplin ilmu yang kaku.
  7. Dapat menciptakan sifat kebudayaan yang universal dan dinamis
  8. Dapat mengenal lebih dalam tentang budaya yang terdapat di Negara yang kita cintai dengan melihat dari kesenian, bermacam-macam suku, adat istiadat, bahasa, budaya daerah dan budaya nasional.
  9. Mampu menciptakan hubungan yang harmonis antar manusia dan kelompok.
  10. Dapat mengenal lebih jauh tentang unsure-unsur budaya seperti :
a. Sistem Religi/ Kepercayaan
b. Sistem organisasi kemasyarakatan
c. Ilmu Pengetahuan
d. Bahasa dan kesenian
e. Mata pencaharian hidup

Tugas 1 IBD


      1. Jelaskan persamaan dan perbedaan antara ilmu budaya dasar dengan ilmu pengetahuan social?

Jawab:
Persamaan antara ilmu budaya dasar dengan ilmu pengetahuan adalah ilmu yang sama –sama mempelajari tentang aspek-aspek yang berhubungan dengan manusia dan lingkungannya untuk mengembangkan kepribadian seseorang yang bertujuan agar mereka lebih mudah menyesuaikan diri dengan lingkungannya.
 
 Adapun perbedaan antara ilmu budaya dasar dengan ilmu pengetahuan social adalah ilmu budaya dasar  merupakan usaha untuk memberikan pengetahuan dan pengertian umum tentang konsep-konsep  yg dikembangkan untuk mengkai masalah-masalah manusia dan kebudayaan dengan metode ilmiah agar lebih berbudaya dan lebih manusiawi. Sedangan ilmu pengetahuan berbeda dengan ilmu budaya dasar yang lebih menekankan metode ilmiah  dalam mempelajari manusia

Perilaku Konsumen

on Sabtu, 26 November 2011

A. Berbagai faktor yang memperbaiki keputusan beli

Dalam memahami perilaku konsumen, terdapat pengaruh yang mendasari seseorang dalam mengambil kepotusan pembelian suatu produk atau merek. Pada kebanyakan orang, perilaku pembelian konsumen seringkali diawali dan dipengaruhi oleh banyaknya rangsangan (stimuli) dari luar dirinya, baik berupa rangsangan pemasaran maupun rangsangan dari lingkungan yang lain. Rangsangan tersebut kemudian diproses (diolah)  dalam diri, sesuai karakteristik pribadinya, sebelum akhirnya dia mengambil keputusan pembelian.Menurut Schiffman dan Kanuk (1994) dalam albari (2002) menyatakan bahwa motivasi sebagai kekuatan dorongan dari dalam diri individu yang memeksa mereka untuk melakukan tindakan. Sebelum dan sesudah melakukan pembelian, seorang konsumen akan melakukan sejumlah proses yang mendasari pengambilan keputusan, yakni:    
1.  Pengenalan masalah (problem recognition). Konsumen akan membeli suatu produk sebagai solusi atas permasalahan yang dihadapinya. Tanpa adanya pengenalan masalah yang muncul, konsumen tidak dapat menentukan produk yang akan dibeli.     
2. Pencarian informasi (information source). Setelah memahami masalah yang ada, konsumen akan termotivasi untuk mencari informasi untuk menyelesaikan permasalahan yang ada melalui pencarian informasi. Proses pencarian informasi dapat berasal dari dalam memori (internal) dan berdasarkan pengalaman orang lain (eksternal).   
3.  Mengevaluasi alternatif (alternative evaluation). Setelah konsumen mendapat berbagai macam informasi, konsumen akan mengevaluasi alternatif yang ada untuk mengatasi permasalahan yang dihadapinya.   
4. Keputusan pembelian (purchase decision). Setelah konsumen mengevaluasi beberapa alternatif strategis yang ada, konsumen akan membuat keputusan pembelian. Terkadang waktu yang dibutuhkan antara membuat keputusan pembelian dengan menciptakan pembelian yang aktual tidak sama dikarenakan adanya hal-hal lain yang perlu dipertimbangkan.     
5. Evaluasi pasca pembelian (post-purchase evaluation) merupakan proses evaluasi yang dilakukan konsumen tidak hanya berakhir pada tahap pembuatan keputusan pembelian. Setelah membeli produk tersebut, konsumen akan melakukan evaluasi apakah produk tersebut sesuai dengan harapannya. Dalam hal ini, terjadi kepuasan dan ketidakpuasan konsumen. Konsumen akan puas jika produk tersebut sesuai dengan harapannya dan selanjutnya akan meningkatkan permintaan akan merek produk tersebut di masa depan.  Sebaliknya, konsumen akan merasa tidak puas jika produk tersebut tidak sesuai dengan harapannya dan hal ini akan menurunkan permintaan konsumen di masa depan.
 
Faktor-faktor yang memengaruhiTerdapat 5 faktor internal yang relevan terhadap proses pembuatan keputusan pembelian:
Motivasi (motivation) merupakan suatu dorongan yang ada dalam diri manusia untuk mencapai tujuan tertentu.
Persepsi (perception) merupakan hasil pemaknaan seseorang terhadap stimulus atau kejadian yang diterimanya berdasarkan informasi dan pengalamannya terhadap rangsangan tersebut.
Pembentukan sikap (attitude formation) merupakan penilaian yang ada dalam diri seseorang yang mencerminkan sikap suka/tidak suka seseorang akan suatu hal.
Integrasi (integration) merupakan kesatuan antara sikap dan tindakan.[1] Integrasi merupakan respon atas sikap yang diambil. Perasaan suka akan mendorong seseorang untuk membeli dan perasaan tidak suka akan membulatkan tekad seseorang untuk tidak membeli produk tersebut.  http://id.wikipedia.org/wiki/Perilaku_konsumen#Proses_pengambilan_keputusan_pembelian
 
B.   Berbagai macam situasi pembelian
factor yang mempengaruhi situasi pembelianpembelian ulang,dapat di artikan pemebelian yang dilakukan nerulang ulang atau terus menerus tanpa harus memesan dari agen,hal ini bisa di pengaruhi karna harga,kwalitas,dan kebutuhan yang besar. pembelian ulang yang di modifikasi,dengan melakukan pembelian secara rutin dan memesan dengan paling sedikitnya cukup banyak,sehingga pembeli ingin mengubah produk,harga dan kwalitas bahkan syarat syarat pengiriman pun,namun pemebeli menambahkan keputusan kepada penjual. tugas tugas,biaya semakin besar,waktu yang di butuhkan semakin lama di karenakan harus mengetahui informasi produk yang akan di belinya pada factor ini kebanyakan atau sebagian besar adalah konsumen baru.    

C.   Struktur kepuusan beliStruktur pembelian dalam pembelian sebenarnya merupakan kumpulan dari sejumlah keputusan. Keputusan membeli dalam struktur pembelian suatu produk , adalah sebagai berikut:·        
  • Keputusan tentang jenis produk Pembeli damap mengambil keputusan untuk membeli barang atau jasa. Setiap pembeli, dapat memutuskan untuk membeli jenis produk yang dibutuhkan dan diinginkan yang sesuai dengan seleranya.·         
  • Keputusan tentang merek Pembeli harus mengambil suatu keputusan tentang merek mana yang diinginkan . dalam hal ini, perusahaan harus mengetahui tentang keinginan pembeli didalam memutuskan memilih sebuah merek yang disukainya.·         
  • Keputusan tentang bentuk produk Pembeli dapat mengambil keputusan untuk membeli bentuk produk yang diinginkannya sesuai sengan seleranya keputusan pembeli terhadap barang dengan bentuk tertentu menyangkut masalah ukurannya, kualitasnya,  coraknya dan lain sebagainya. Di dalam hal ini, setiap perusahaan harus melaksanakan riset pemasaran untuk mengetahui kesukaan atau keinginan pembeli tentang bentuk produk .·         
  • Keputusan tentang tempat penjualan Pembeli harus mengambil keputusan dimana produk itu akan dibelinya. Dalah hal ini, manajer pemasaran harus mempersiapkan, produk yang diinginkan para pembeli.·         Keputusan tentang jumlah produk yang dibelinya Pembeli dapat mengambil keputusan tentang berapa banyak produk yang akan dibelinya . dalam hal ini manajer pemasaran harus mempersiapkan, produk yang diinginkan para pembeli.·         
  • Keputusan tentang waktu pembelian Pembeli harus mengambil keputusan kapan ia harus membeli produk. Oleh karena itu manajer harus mengetahui factor-faktor apa yang dapat mempengaruhi keputusan para pembeli di dalam menentukan waktu pembeliannya. Dengan demikian perusahaan dapat mengatur di dalam memproduksi barang.·         
  • Keputusan tentang cara pembayarannya Pembeli harus mengambil keputusan tentang cara pembayarannya terhadap suatu produk yang dibelinya . apakah dengan pembayaran tunai atau kredit. Dalam hal ini perusahaan harus mengetahui keinginan para pembeli terhadap cara pembayarannya.
 
D.   Tahap-tahap dalam proses pembelianTahap yang pertama adalah kesadaran akan kebutuhan sesuatu dan ketersediaannya. Dia sadar bahwa ada kebutuhan atau ada kesempatan yang dapat dilakukan bila dia membeli barang tertentu dan barang tertentu tersebut tersedia di pasar.

Yang kedua, dia akan mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang produk anda, tentang alternatif produk yang ada dan tentang kompetitor produk anda. Dia mencari informasi dulu produk anda itu: fiturnya apa, harganya berapa, adanya di mana, servicenya bagaimana dan seterusnya.

Setelah itu yang ketiga, maka dia merasa suka dan butuh akan produk itu secara umum. "Ya sudah, saya memang butuh laptop," kata calon customer kita.

Jadi kalau diamati ada tahapan seperti ini. Awalnya dia merasa butuh laptop, "Waktu saya mulai bekerja di pekerjaan ini ternyata membutuhkan laptop. Semua orang sudah pakai laptop," katanya. Lalu, dia mencari informasi sebanyak-banyaknya: laptopnya merk apa, spesifikasi apa, harganya berapa dan seterusnya. Lalu yang ketiga, dia merasa oke dan siap untuk membeli laptop.

Tahapan yang keempat adalah preferensi. "Kenapa saya harus membeli produk merk A, bukan merk B. Kenapa saya harus membeli tipe yang seharga ini bukan seharga itu." Ini adalah preferensi. Dia akan mencocokkan produknya disesuaikan dengan kesukaannya, seleranya, budgetnya dan lainnya. Di tahapan ini dia sudah mulai mengerucutkan pada apa yang lebih disukai dibandingkan yang lain.

Yang kelima adalah membuat keyakinan atau konfirmasi. Setelah dia mengerucutkan pada beberapa pilihan, dia akan tambah mantap setelah mendengar penjelasan yang baik dari salesmannya, melihat pelayanannya yang bagus, mendengar teman-teman memakai merk yang sama dan puas serta lainnya.

Tahapan yang terakhir, keenam, akhirnya orang itu memutuskan membeli produk itu.

Jadi sebenarnya dalam tahapan ketika seseorang ingin membeli sesuatu apakah itu laptop, mobil, makanan, baju dan lainnya akan melewati 6 tahapan ini. Kesadaran akan kebutuhan produk, lalu mendorongnya mencari informasi lebih banyak. Setelah itu dia yakin akan kebutuhannya membeli produk itu. Setelah proses ini dia akan mencari preferensi mana yang dia sukai. Lalu akhirnya dia meyakinkan diri, "OK, kalau begini saya beli." Setelah yakin dia akhirnya membeli.

Kita harus dapat membantu pembeli itu untuk menguatkan apa yang kita tawarkan, bahwa hal itu memang tepat untuk dia dan pilihannya adalah benar. Menyadarkan bahwa fitur-fitur yang kita tawarkan pas untuk dia. Membuat perbedaan dan kelebihan kita dibanding pesaing kita menjadi lebih berarti untuk dirinya.

Nah, memang tugas kita sebagai seorang salesman membantu pelanggan menemukan keyakinan kembali terhadap produk yang memang kita tawarkan. Targetnya adalah menyelaraskan antara kebutuhan dia dengan yang kita tawarkan. Sehingga akhirnya mereka yakin dan mau membeli produk kita. Selamat berjualan. http://igoman.blogspot.com/2009/08/6-tahapan-dalam-proses-pembelian.html

E.  Perilaku pembeli industrialPengertianPasar industrial, pasar produsen,  atau pasar organisasional (produsen, pedagang, pemerintah, dan lembaga-lembaga non profit) adalah kelompok organisasi yang membeli produk dan jasa untuk dijual kembali atau dip roses menjadi produk lain yang akan dijual untuk kepentingan pribadinya.Karakter pasar industrial:Pada umumnya, jumlah pembeli industrial relatif sedikit, tetapi volume pembeliannya lebih besar dari pada volume pembelian pasar konsumen. Pembelian barang yang dilakukan oleh pasar industrial adalah lebih kontinyu (terus menerus secara periodik) , timbal-balik (saling mengadakan pembelian hasil produk masing-masing) dan melalui syarat-syarat pembelian secara formal (dengan kontrak atau perjanjian yang mengikat untuk pembelian tunai, kredit, ataupun leasing), dependen (umumnya banyak dipengaruhi oleh berbagai factor organisasi) dan melakukan pembelian dalam jangka panjang.
Organisasi pembelianOrganisasi pembelian umumnya adalah professional (ahli dan serius dalam bidangnya), rasional (berorientasi pada tujuan), dan berpengalaman. Permintaan orgaisasi secara keseluruhan adalah bersifat inelastik (derifat terhadap produk lain). Lokasi perusahaan umumnya terkonsentrasi pada wilayah industri, perdagangan (pusat bisnis), atau perkantoran.
Keputusan pembelian industrialPertimbangan keputusan pembelian industrial lebih kompleks daripada keputusan konsumen. Selain aspek personal dan lingkungan yang lebih umum, factor lain yang berpengaruh terhadap pembeliannya adalah aspek intraorganisasi, aspek hubungan interorganisasi serta aspek hubungan intrapersonal.
 
F. proses keputusan beli industrianproses pembelian pada umumnya melewati beberapa langkah prosedural sebagai berikut:Penentuan kebutuhan Penentuan kebutuhan akan sesuatu barang merupakan usaha identifikasi persoalan yang dihadapi (terutama oleh bagian produksi). Misalnya usulan pembelian yang menjelaskan tentang spesifikasi barang, jenis, jumlah, dan waktu yang diperlukan.Pengumpulan informasi Informasi (dari dalam maupun dari luar perusahaan) diperlukan untuk dipergunakan sebagai dasar pengambilan keputusan. Informasi dari dalam terutama diminta dari bagian produksi atau bagian teknis lainnya yang memberikan penjelasan secara umum atau spesifikasi secara khusus.Informasi dari luar (dari pemasok, konsultan atau para ahli) dikumpulkan untuk menjelaskan tentang produk, proposal barang yang akan ditawarkan, kualifikasi pemasok serta persyaratan negosiasi yang diperlukan.Pengumpulan informasi produk dilakukan secara inspeksi (memeriksa) menyeluruh atau diambil dari sebagian produk sebagai sampel atau contoh (terutama hanya untuk barang-barang standard atau seragam). Apabila barang2 yang akan dibeli mempunyai kergaman dalam spesifikasi, maka hanya beberapa bagian contoh (sample) saja yang perlu diperiksa. Tetapi barang-barang yangtidak standard, perlu dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap barang-barang yang akan dibeli. Pembelian memerlukan deskripsi atau spesifikasi secara tertulis maupun lesan untuk usulan barang-barang yang akan dibeli. Terutama apabila jumlah pemasok lebih dari satu,  pembeli memerlukan informasi yang dapat dipergunakan sebagai dasar seleksi. Seringkali deskripsi perlu dilengkapi dengan garansi atau sertifikat untuk lebih meyakinkan pembeli.Pengambilan keputusan Setelah informasi cukup diperoleh, maka langkah berikut adalah untuk melakukan pemilihan terhadap pemasok yang dapat memenuhi kebutuhannya. Misalnya kualifikasi pemasok dalam hal pengalaman, kepercayaan kemampuan, maupun keahlian adalah aspek yang perlu dipertimbangkan pada proses seleksinya. Teknik evaluasi terhadap pemeriksaan fiksi barang serta analisa biaya dan manfaat dilakukan untuk mempertimbangkan setiap usulan penawaran. Bagian pembelian atau bagian otoritas dengan usulan bagian produksi atau teknis mempunyai wewenang mengambil keputusan pembelian tersebut. Prosedur ini dilakukan terutama untuk perlakuan pembelian yang tidak rutin (pembelian baru atau pembelian modifikasi).pelaksanaan pembelian ada beberapa kegiatan yang perlu dilakukan pada proses maupun setelah keputusan pembelian diambil. Yaitu melakukan negosiasi kontrak dan pengiriman barang. Pada umumnya, pembelian barang-barang industrial memerlukan kontrak yang perlu dirundingkan terlebih dahulu. Diperlukan kesepakatan (secara tertulis atau lesan) yang mengikat atas transaksi atau perubahan-perubahan yang kemungkinan  dapat terjadi. Dan kemudian diperlukan keyakinan bahwa barang-barang yang dibeli akan dikirimkan sesuai dengan kontrak yang telah disepakati.
5. Evaluasi  pembelian
Setelah proses pembelian selesai, masih perlu dilakukan kegiatan pasca pembelian. Yaitu penilaian terhadap kegiatan yang telah selesai dilakukan. Apakah pembelian yang telah dilakukan telah memenuhi persyaratan dan kebutuhan yang diminta. Hasil penilaian akan merupakan masukan terhadap rencana pembelian yang akan dating ( terutama untuk jenis